Pengertian Tanah dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Tanah – Tanah merupakan komponen yang terdapat pada kerak bumi yang tersusun atas mineral dan bahan organik. Tanah merupakan salah satu pensupport yang menolong kehidupan semua mahluk hidup yang ada di bumi. Tanah sangat mendukung kepada kehidupan tanaman yang menyediakan hara dan air di bumi. selain itu, Tanah juga merupakan tempat hidup beragam mikroorganisme yang ada di bumi dan juga merupakan tempat berpijak bagi beberapa mahluk hidup yang ada di darat. Dari segi klimatologi , tanah mengontrol peranan penting sebagai penyimpan air dan mencegah terjadinya abrasi. Meski tanah sendiri juga bisa tererosi.

Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang secara jasmaniah berfungsi sebagai tempat tumbuh & berkembangnya perakaran penopang tegak tumbuhnya tanaman dan menyuplai keperluan air dan udara; secara kimiawi berfungsi sebagai gudang dan penyuplai hara atau nutrisi (senyawa organik dan anorganik sederhana dan faktor-faktor esensial seperti: N, P, K, Ca, Mg, S, Cu, Zn, Fe, Mn, B, Cl); dan secara biologi berfungsi sebagai habitat biota (organisme) yang berpartisipasi aktif dalam penyediaan hara hal yang demikian dan zat-zat aditif (pemacu tumbuh, proteksi) bagi tanaman, yang ketiganya secara integral mampu mendukung produktivitas tanah untuk menciptakan biomass dan produksi baik tanaman pangan, tanaman obat-obatan, industri perkebunan, ataupun kehutanan.

Baca Juga: Arti Istilah di Instagram

Tanah terwujud dari pelaksanaan pelapukan batuan yang dibantu oleh organisme menyusun tekstur unik yang menutupi permukaan bumi. pelaksanaan pembentukan tanah ini akan menyusun lapisan-lapisan yang menutupi semua permukaan bumi. lapisan-lapisan yang terwujud mempunyai tekstur yang berbeda dan setiap lapisan juka akan mencerminkan pelaksanaan-pelaksanaan fisika, kimia dan biologi yang sudah terjadi selama pelaksanaan pembentukannya. Hans Jenny (1899-1992), seorang spesialis tanah asal Swiss yang berprofesi di Amerika Serikat, menceritakan bahwa tanah terwujud dari bahan induk yang sudah mengalami modifikasi/pelapukan imbas dinamika faktor iklim, organisme (termasuk manusia), dan relief permukaan bumi (topografi) seiring dengan berjalannya waktu. Berdasarkan dinamika kelima faktor hal yang demikian terbentuklah beragam macam tanah dan bisa dikerjakan kelompok tanah.

Struktur tanah merupakan karakteristik jasmaniah tanah yang terwujud dari komposisi antara agregat (butir) tanah dan ruang antaragregat. Tanah tersusun dari tiga fase: fase padatan, fase cair, dan fase gas. Fasa cair dan gas mengisi ruang antaragregat. Struktur tanah tergantung dari imbangan ketiga faktor penyusun ini. Ruang antaragregat disebut sebagai porus (jamak pori). Struktur tanah baik bagi perakaran jika pori berukuran besar (makropori) terisi udara dan pori berukuran kecil (mikropori) terisi air. Tanah yang gembur (sarang) mempunyai agregat yang cukup besar dengan makropori dan mikropori yang setara. Tanah menjadi semakin liat jika berlebihan lempung sehingga kekurangan makropori.

Tubuh tanah terwujud dari campuran bahan organik dan mineral. Tanah non-organik atau tanah mineral terwujud dari batuan sehingga dia mengandung mineral. Sebaliknya, tanah organik terwujud dari pemadatan kepada bahan organik yang terdegradasi.

Tanah organik mempunyai warna yang gelap (hitam) dan merupakan pembentuk utama dari lahan gambut. Tanah organik ini akan terus mengalami pelaksanaan panjang selama ratusan tahun untuk menjadi batu bara. Tanah organik cenderung mempunyai keasaman tinggi karena mengandung beberapa asam organik hasil dekomposisi beragam bahan organik. Tanah ini biasanya mempunyai kandungan mineral yang rendah. Pasokan mineral yang bisa didapat oleh tanah organilk merupakan berasal dari aliran air atau hasil dekomposisi jaringan makhluk hidup. Tanah organik bisa ditanami karena mempunyai sifat jasmaniah gembur sehingga mampu menaruh cukup air. Tetapi karena mempunyai keasaman yang tinggi beberapa besar tanaman yang mengaplikasikan media tanah ini tak bisa tumbuh secara maksimal.

Jika ingin resign: Contoh Surat Pengunduran Diri yang Sopan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *