Mengenal Presiden Amerika Serikat ke-34, Dwight Eisenhower Sang Bintang Era Perang Dunia

Dwight Eisenhower merupakan salah satu tokoh dunia yang sangat penting karena merupakan salah satu tokoh yang berkecimpung langsung dalam sejarah besar perang dunia I dan II. Untuk dapat melihat rekam jejak kehidupan ia, ada baiknya bagi anda untuk mulai mengenal dari biografi Dwight Eisenhower ini

Kelahiran

Image Source: whitehouse.gov

Dwight Eisonhower dilahirkan di daerah Denison, Texas tepatnya pada tanggal 14 Oktober 1890. Ia merupakan anak ketiga dari pasangan Jacon Eisenhower dan Ida Elizabeth Stover. Sebelum ia lahir, orang tua Dwight tinggal di daerah Abilene, Texas lalu kemudian pindah ke Denison. Semasa kecil, orang tuanya hidup di rumah kecil yang terletak di daerah pinggiran rel kereta api

Pendidikan

Jika melihat biografi Dwight Eisenhower dari masa kecilnya, Dwight kecil ternyata menjalani masa anak-anak yang bahagia. Ia bermain seperti anak-anak pada umumnya. Ketika remaja Dwight masuk ke SMA Abilene. Disana ia menggeluti hobinya yaitu bermain bisbol dan sepak bola.

Tahun 1911 Dwight mulai menempuh pendidikan di Akademi militer Amerika Serikat yang berada di West Point, New York. Selama di akademi, Dwight berhasil menjadi bintang dalam permainan sepak bola. Dwight lulus dari akademi militer pada tahun 1915 dan langsung ditugaskan sebagai letnan dua.

 

Tahun 1924, Dwight menempuh pendidikan di sekolah pasca sarjana Angkatan Darat, di Ft. Leavenworth, Kansas. Disana ia menjadi lulusan pertama yang mendapat reputasi kuat dalam kecakapan militernya.

 

Keluarga

Dwight Eisenhower merupakan anak ke tiga dari tujuh bersaudara. Sewaktu kecil kakak keduanya meninggal dikarenakan penyakit difteri. Oleh karena itu semenjak kecil Dwight sudah terbiasa untuk merawat adik-adiknya.

 

Ketika lulus dari SMA, ia mulai melakukan pekerjaan sambilan sebagai petugas pemadam kebakaran. Selain itu, ia juga ikut bekerja bersama ayah dan pamannya di Belle Spring Creamery. Upah pekerjaannya ia gunakan untuk membiayai kuliah adik-adiknya yang kuliah di University of Michigan.

 

Jejak Karir

Biografi Dwight Eisonhewir sangat menginspirasi orang-orang yang membacanya. Salah satunya dilihat dari berbagai rekam jejak karirnya. Dwight mulai merintis karir pertamanya sejak lulus dari akademi pada tahun 1915 dengan menjadi letnan dua yang ditugaskan di daerah Texas.

 

Tahun 1917, Amerika Serikat mulai memasuki pertempuran pada perang dunia I. Selama berada pada masa perang dunia I, Dwight ditunjuk untuk menjalankan pusat pelatihan Tank di Camp Colt daerah Gettysburg, Pennsylvania. Setelah itu, karir Dwight semakin mengalami peningkatan.

 

Tahun 1920, Dwight sudah banyak mendapat promosi jabatan. Salah satunya adalah menjadi Korps Tank di Departemen Perang Pertama. Tahun 1922, Dwight diangkat menjadi pejabat eksekutif General Fox Corner yang berada di Zona Terusan Panama.

 

Tahun 1952, Dwight terpilih menjadi presiden Amerika Serikat ke-34. Di tahun 1956, Dwight terpilih kembali menjadi presiden untuk kali kedua.

 

Kontribusi

Semasa hidupnya, biografi Dwight Eisenhower banyak dihiasi dengan berbagai jasa serta kontribusi penting yang sangat berharga. Di tahun 1953, Dwigh pernah mengatur genjatan senjata dalam aksi perdamaian di perbatasan Korea Selatan. Di tahun yang sama Dwight juga membuat “atom perdamaian” dalam pidatonya di Majelis Umum PBB.

 

Kontribusi lain yang Dwight lakukan adalah membentuk Badan Informasi AS, serta membentuk Negara Alaska dan juga Hawai. Di tahun 1957, Dwight mendirikan komisi Hak-Hak Sipil Permanen yang ditandai dengan penandatanganan Undang Hak Sipil.

 

Wafat

Dwight Eisenhower wafat di Walter Reed Army Hospital di daerah Washington DC setelah menderita penyakit jantung yang cukup lama. Pemakamannya berlangsung secara kenegaraan dan juga militer. Dwight dimakamkan di kampung halamannya di Abilene Kansas.

Mengulik jejak kehidupan salah satu tokoh dunia dari  biografi Dwight Eisenhower memang sangat menakjubkan. Berbagai jasa serta kontribusi yang ia lakukan selama hidup semoga dapat menjadi contoh dan teladan bagi para generasi saat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *